Pelatihan Kesadaran dan Keterampilan Literasi Digital Bagi Calon PPPK Paruh Waktu BPBD Kota Pekalongan

Authors

  • Meidy Prasetyo Utomo Universitas Pekalongan
  • Ratna Kurniatsih Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pekalongan
  • Putri Yula Akromah
  • Mohammad Nabil Hizbullah
  • Muhammad Ridho Ardhian
  • Muhammad Shofiyuddin

DOI:

https://doi.org/10.31941/dimaseka.v3i2.726

Keywords:

Literasi Digital, PPPK, Pemerintahan Digital

Abstract

Pemerintahan Digital yang dicanangkan dalam Visi Indonesia Digital 2045 menuntut seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu untuk memiliki kompetensi digital. Tetapi dalam kenyataannya ada kesenjangan keterampilan, terutama bagi pegawai yang bekerja dominan di lapangan. Survei awal pada calon PPPK Paruh Waktu di BPBD Kota Pekalongan menunjukkan bahwa 28% belum pernah menggunakan komputer dan 50% belum bisa menggunakan aplikasi olah kata. Metode yang digunakan adalah pelatihan tatap muka dengan materi berbasis 4 Pilar Literasi Digital (Cakap, Aman, Budaya, Etika) dan fokus pada keterampilan dasar. Evaluasi dilakukan melalui survei kepuasan dan observasi. Hasilnya, 76,67% peserta merasa pengetahuan digital bertambah dan merasa lebih siap bekerja. Secara kualitatif, peserta sangat antusias dan bahkan meminta pelatihan lanjutan dengan durasi yang lebih panjang menunjukkan keberhasilan pelatihan dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya teknologi.

References

Estiningsih, M. (2023). Indonesia cakap digital melalui kegiatan literasi digital bagi seluruh aparatur sipil negara (asn). J-MAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(5), 695–704. https://doi.org/10.59004/jmas.v1i5.277

Martin, A. (2006). A european framework for digital literacy. Nordic Journal of Digital Literacy, 1(2), 151–161. https://doi.org/10.18261/ISSN1891-943X-2006-02-06

Sinaga, P. R., & Arianto, B. (2025). Pengembangan kompetensi digital ASN di badan kepegawaian daerah kepulauan riau: Strategi dan tantangan implementasi. Jurnal Ilmu Komunikasi, Administrasi Publik Dan Kebijakan Negara, 2(3), 74–83. https://doi.org/10.62383/komunikasi.v2i3.444

Spante, M., Hashemi, S. S., Lundin, M., & Algers, A. (2018). Digital competence and digital literacy in higher education research: Systematic review of concept use. Cogent Education, 5(1), 1519143. https://doi.org/10.1080/2331186X.2018.1519143

Sutalhis, M., & Novaria, E. (2024). Literasi digital dan pelayanan publik yang baik. ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik, 4(1), 17–23. https://doi.org/10.51878/academia.v4i1.2812

Artikel dari Internet

Adikara, G. J., Kurnia, N., Adhrianti, L., Astuty, S., Wijayanto, X. A., Setyaningsih, F. D., & Astuti, S. I. (2021). Modul Aman Bermedia Digital. Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Kementerian Komunikasi dan Informatika. (2023). Visi Indonesia Digital 2045. Kementerian Komunikasi dan Informatika. https://digital2045.id/

Monggilo, Z. M. Z., Kurnia, N., Wirawanda, Y., Desi, Y. P., Sukmawati, A. I., Anwar, C. R., Wenerda, ndah, & Astuti, S. I. (2021). Modul Cakap Bermedia Digital. Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Public governance and administration modernisation. (t.t.). Oecd. Diambil 27 Oktober 2025, dari https://www.oecd.org/en/topics/public-governance-and-administration-modernisation.html

Republik Indonesia. (2024, September 13). Undang-Undang Nomor 59 Tahun 2024 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2025-2045.

Tumangger, D. (2025, Juli 31). Rapat pembahasan rancangan perpres tentang pemerintah digital. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi. https://www.menpan.go.id/site/berita-foto/rapat-pembahasan-rancangan-perpres-tentang-pemerintah-digital

Published

2025-10-30

How to Cite

Utomo, M. P., Kurniatsih, R., Akromah, P. Y., Hizbullah, M. N., Ardhian, M. R., & Muhammad Shofiyuddin. (2025). Pelatihan Kesadaran dan Keterampilan Literasi Digital Bagi Calon PPPK Paruh Waktu BPBD Kota Pekalongan. DIMASEKA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 16–23. https://doi.org/10.31941/dimaseka.v3i2.726