Peningkatan Kesehatan Masyarakat Desa Krasakageng Melalui Gerakan Penghijauan

Authors

  • Rika Adriyana Akuntansi, FEB Universitas Pekalongan
  • Muhammad Faqih Syahputra
  • Jihaan Shabri Rahiidah
  • Nur Fadhilah
  • Fitri Rachmawati
  • Muna Nabila
  • Mila Halisyah
  • Rifa Fahri
  • Putri Amanda
  • Khoirun
  • Aprilia Dwi Rahmawati
  • Nur Abdurrohim

DOI:

https://doi.org/10.31941/dimaseka.v2i01.122

Keywords:

Penghijauan, kesehatan lingkungan

Abstract

Permasalahan lingkungan hidup semakin buruk setiap tahunnya sehingga menjadi ancaman bagi manusia. Banyak daerah khususnya pedesaan menghadapi tantangan serius terkait kesehatan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Hal ini juga yang terjadi di Desa Krasakageng, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan. Penghijauan adalah tindakan menanam jenis tanaman atau pohon tertentu di lokasi yang sesuai. Tujuan dari penghijauan ini adalah untuk menjadikan suatu area lebih lestari dan asri. Selain itu, penghijauan juga berfungsi untuk menjaga keseimbangan lingkungan. Banyak keuntungan yang diperoleh dari kegiatan penghijauan, salah satunya adalah terciptanya lingkungan dengan udara yang lebih segar karena pepohonan menghasilkan oksigen dalam jumlah besar. Metode kegiatan ini melalui 2 tahap yaitu tahap pertama sosialisasi pentingnya penghijauan, dan tahap kedua yaitu gerakan penanaman pohon. Hasil kegiatan pengabdian ini yaitu masyarakat menyadari pentingnya gerakan menanam pohon dan terwujudnya lingkungan Desa Krasakageng  menjadi lebih hijau dan bersih.

References

Hardiatmi, S. (2010). Investasi Tanaman Kayu Sengon Dalam Wanatani. Jurnal Inovasi Pertanian, 9(2), 17–21.

Luqyana, L. Z. T. M., & Husni, P. (2019). Aktivitas Farmakologi Tanaman Mangga (Mangifera indica L.): Review. Jurnal Farmaka, 17(2), 187.

Makmur, & Karim, I. (2019). Program Green Campus melalui Penanaman Pohon Ketapang Kencana (Termenelia mantily) dan Ki Hujan (Samanea saman) dalam Upaya Mengurangi Global Warming. CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 1–7. https://doi.org/10.31960/caradde.v2i1.103

Mardiati, Saputri L, Sitepu D, Susilawati E, Ayumi N, Ningsih A, & Siregar Z. (2023). Menumbuhkan dan Mengembangkan Kepedulian Warga Terhadap Kebersihan Lingkungan Melalui Penghijauan Di Desa Tanjung Putus, Langkat, Sumatera Utara. Welfare Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 99–104.

Ramadhan, M. Y. A., Sukmadewi, R., & As-Syiddiqi, M. F. A.-S. (2021). Penghijauan Lingkungan Bersama Anak Remaja Karang. Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat, 2.

Ramadhan, N., Hendra, Hariati, E., Malinda, L., Situmorang, N., Hidayat, W., Sukapiring, D. N., Putri, N., Febriantika, & Tamara, C. V. (2023). Penanaman Pohon Matoa dan Sempur di Bantaran Pinggi Elidar, Y. (2022). Budidaya Tanaman Matoa (Pometia Pinnata) Di Pekarangan Dan Manfaatnya Untuk Kesehatan Keluarga. Yetti Elidar & Purwati. JPKPM, 2(2), 206–209.ran Sungai Desa Suka Makmur Kecamatan Sibolangit. Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM), 4(2), 221–226. https://ejournal.ummuba.ac.id/index.php/JPPM E-ISSN:2722-0044

Published

2024-04-04

How to Cite

Adriyana, R., Syahputra, M. F., Rahiidah, J. S., Fadhilah, N., Rachmawati, F., Nabila, M., Halisyah, M., Fahri, R., Amanda, P., Khoirun, Rahmawati, A. D., & Abdurrohim, N. (2024). Peningkatan Kesehatan Masyarakat Desa Krasakageng Melalui Gerakan Penghijauan. DIMASEKA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 44–48. https://doi.org/10.31941/dimaseka.v2i01.122

Issue

Section

Article