Peningkatan Peran Karang Taruna Dalam Pengembangan Desa Wisata Di Kabupaten Pekalongan: Konsep Pengelolaan Dan Pembentukan Taman Pintar

Authors

  • Mohammad Sigit Taruna Universitas Pekalongan
  • Komala Ardiyani Universitas Pekalongan
  • Siti Yunitarini Universitas Pekalongan
  • Muhammad Milzam Universitas Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.31941/dimaseka.v2i01.100

Keywords:

karang taruna, BUMDes, desa wisata

Abstract

Kegiatan peningkatan peran Karang Taruna dalam pengembangan desa wisata di Desa Sumurjomblangbogo Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan secara jangka Panjang bertujuan untuk dapat mewujudkan peran dan kontribusi nyata generasi muda disuatu desa terhadap pengembangan wilayahnya. Metode yang akan digunakan adalah focus group discussion (FGD), sosialisasi melalui ceramah, dan diskusi untuk menghasilkan kesepakatan bersama. Selain itu akan digunakan Teknik pre-test dan post-test akan digunakan untuk mengetahui tingkat pemahaman masalah yang dihadapi para anggota karang taruna. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Karang Taruna Desa Sumurjomblangbogo memiliki keinginan kuat untuk bisa berpartisipasi dalam pengembangan wisata didesanya, tetapi perlu langkah- langkah lebih konkrit dalam mensinergikan konsep yang dimiliki oleh setiap pemangku kepentingan pengembangan desa wisata di Desa Sumurjomblangbogo, seperti pemerintah desa, BUMDes, Tokoh masyarakat, dan tentunya karang taruna.

References

Andini, N. (2013). Pengorganisasian Komunitas dalam Pengembangan Agrowisata di Desa Wisata Studi Kasus: Desa Wisata Kembangarum, Kabupaten Sleman. Journal of Regional and City Planning, 24(3), 173. https://doi.org/10.5614/jpwk.2013.24.3.2

Budhi Pamungkas Gautama, Yuliawati, A. K., Nurhayati, N. S., Fitriyani, E., & Pratiwi, I. I. (2020). Pengembangan Desa Wisata Melalui Pendekatan Pemberdayaan Masyarakat. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(4), 355–369. https://doi.org/10.31949/jb.v1i4.414

Chaerunissa, S. F., & Yuniningsih, T. (2020). Analisis Komponen Pengembangan Pariwisata Desa Wisata Wonopolo Kota Semarang. Journal Of Public Policy And Management Review, 9(4), 159–175.

Hermawan, H. (2016). Dampak Pengembangan Desa Wisata Nglanggeran Terhadap Ekonomi Masyarakat Lokal. Jurnal Pariwisata, 3(2), 105–117.

Herryprilosadoso, B. (2020). Pengembangan Potensi Masyarakat Melalui Industri Kreatif Sebagai Rintisan Desa Wisata di Desa Kundisari, Kedu, Temanggung. Abdi Seni, 10(1), 1–12. https://doi.org/10.33153/abdiseni.v10i1.3031

Mumtaz, A. T., & Karmilah, M. (2021). Digitalisasi Wisata di Desa Wisata. Jurnal Kajian Ruang, 1(1), 1–15.

Syah, F. (2017). Strategi mengembangkan desa wisata. PROSIDING SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU &CALL FOR PAPERS UNISBANK KE-3, 3(Sendi_U 3), 335–341.

Published

2024-06-20

How to Cite

Taruna, M. S., Ardiyani, K., Yunitarini, S., & Milzam, M. (2024). Peningkatan Peran Karang Taruna Dalam Pengembangan Desa Wisata Di Kabupaten Pekalongan: Konsep Pengelolaan Dan Pembentukan Taman Pintar. DIMASEKA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 21–27. https://doi.org/10.31941/dimaseka.v2i01.100

Issue

Section

Article